Monday, 24 September 2018

Tak Ada Sunrise Hari Ini

Pagi datang begitu tiba-tiba
Dan aku masih menangisi malam

Sunrise tak muncul pagi ini
Karena semua tiba-tiba terang benderang
Mana lukaku
Mana lukamu

Kemudian hidup menjadi abu-abu saja
Semua yang seharusnya kau ingat namun memilih lupa
Apa-apa yang pernah membuat bahagia kau memilih mengingat-ingat luka
Matahari tak berbelas kasih
Memperlihatkan semua wajah di balik topeng selama ini
Meski demikian jelas adanya, semua berbalik menjadi hanya kesalahanmu

Sunrise tak muncul pagi ini
Ia menunjukkan meski tanpa keindahan matahari sudah selayaknya tetap bersinar, meski sendiri, meski malam pasti datang lagi.


L, 24 Sep 18

Mengenai Rasa Sakit

Mengenai rasa sakit

Semua orang hanya berkutat pada penyebab dan lukanya sendiri.
Tanpa mau peduli dengan luka yang dialami orang lain.
Tanpa memahami tak ada akibat tanpa sebab
Tak ada asap jika tak ada api

Aku luka dan memilih diam
Mengobati sendiri
Berharap seiring waktu luka kan mengering dan hilang tanpa bekas, sama seperti luka akibat terjatuh ketika kecil dulu.

Terluka dan memilih untuk menyakiti orang lain, menghibur diri sendiri bahwa dengan demikian dendam terbalaskan. Hanya menambah luka lain yang lebih dalam.
Memupuk kebencian atas dasar yang bahkan tak pernah disadari menjadi salah satu asal muasalnya.

Mengenai rasa sakit
Semua orang bisa memilih banyak cara untuk menyembuhkannya
Namun dari sekian banyak cara, kenapa memilih membalas menghancurkan hidup orang lain sebagai obat?



L, 24 Sep 2018

Saturday, 1 September 2018

Pintu ke mana saja

Ingin rasanya punya pintu ke mana saja.
Meski pintu itu tak bisa menuju hatimu
Setidaknya aku punya tujuan lain, tempat di mana aku bisa sembunyi dari ketakutanku sendiri bahwa aku kan patah tanpamu
Pintu ke mana aku bisa menguburkan semua rindu
Tempat nyaman yang bisa kusebut rumah


Jika aku punya pintu ke mana saja
Aku tak perlu menjadikanmu tujuan hidupku lalu menghabiskan waktu dengan berandai-andai padahal mungkin aku tak pernah ada di matamu
Aku tak perlu terus mengkhawatirkanmu karena aku sibuk memikirkan tempat baru yang akan kudatangi
Lalu aku lupakanmu seiring berjalannya waktu


Seandainya aku bisa memiliki pintu ke mana saja
Tak dapat menghabiskan usia bersamamu bukanlah sesuatu yang menyedihkan lagi
Karena kupunya banyak tempat untuk menghabiskan waktu dan sisa hidupku.
Karena ku sudah memiliki cara lain menikmati hari tanpamu.


Sayangnya pintu ke mana saja hanya fiksi
Perasaanku padamu yang nyata
"Tanpa berani mengungkapkan apalah artinya rasa?" Kata mereka
"Rasanya benar ada. Benar padanya.
Hanya kubiarkan ia memilih apa yang membuatnya bahagia." Jawabku.


Entah lelah....
Entah aku berhasil berpura-pura tak apa dan menjiwainya.
Tentang dirimu kubelajar arti kata rela, hingga tak perlu merasa luka yang tak sudah-sudah.


L, 010918

Tuesday, 28 August 2018

Cuma mau menegaskan kalau isi blog ini belakangan adalah hal-hal random.

Apa yang terlintas di pikiran dan tidak malas mengetik hingga jadilah sebuah postingan. (Kalau nge-draf mah jalan terus :p )

Kecuali kalau memang ada tujuan yang harus dicapai....maka mau tak mau harus rajin posting. Ehehhe....

Untuk yang tersesat di sini, kalau lagi mumet buruan kabur, ga usah baca apalagi postingan tahun 2016 ke belakang itu dulu aku pernah sok puitis :')
Nanti nambah-nambahin mumet.

Ya dulu aku pernah gitu banget nulisnya...Sampai ada sesuatu dan lain hal.... ya halah.

Ya ini cuma mau bantu ingetin aja, kalau masih tetap mau baca yowes.


L, 270818

Friday, 24 August 2018

Kamu Tidak Akan Bisa Menjadi Segalanya

Dulu, setiap kali dengar lagu dengan lirik, " you're my everything..." kesannya tuh ya so sweet banget dan tiba-tiba jadi es karena merasa "meleleh"
Itu dulu.
Sebelum negara api menyerang akhirnya aku tau itu semua tai sapi aka bullshit saja.

Kenyataannya, kamu ga akan pernah jadi seseorang yang bisa ngasih segalanya ke orang yang kamu sayang dan juga sebaliknya, menuntut memiliki/mendapatkan segalanya dari orang yang kamu sayang dan menyayangimu. (Ga usah sebut cinta lah ya, kejauhan. Hehehehe)

Saking segalanya ada banyak orang yang kalau pisah ngomongnya suka, "aku lebih baik mati aja daripada kita pisah." Atau "apalah artinya hidup ini kalau kita ga bisa sama-sama"
"Trus gara-gara kamu dia stress loh. Bla...bla...bla..."
Yeah right.
Sampai gatelnya kumat trus bikin anak deh sama orang lain. Mamam tuh.

Konsep dia segala-galanya itu apalagi ke pasangan, terlalu naif menurutku.
Sama seperti berteman di zaman sekarang, as long as you worth, we're friend. (Untuk efek maksimal coba ganti friend dengan together.) Gitu.
Begitu juga dalam hubungan lebih dari teman, ttm dan sejenisnya. Kalau ga ada sesuatu yang kita butuhkan dari seseorang ya ga mungkin lah terjadi hubungan yang makin akrab dan dekat apalagi baper.
Entah itu enak diajak ngobrol, keuntungan yang didapat berarti kamu punya teman ngobrol yang asyik, entah itu selevel, sepemahaman, atau se-klise, "nyambung aja."
Dan ya seharusnya semua hubungan yang ingin diseriusi dimulai dari komunikasi dua arah yang baik, benar bukan?
Ada juga yang berhubungan karena pasangannya royal, keuntungan yang didapat... ya sama-sama tau lah ya.
Ada lagi yang karena fisiknya oke. Udah yang ini ga usah dilanjutkan lagi. 😂
Intinya ada keuntungan yang didapat, dan jika udah bosan, lalu pisah, kemungkinan akan ada kalimat, "jalan kita udah beda." Di sini yang dimaksud adalah, apa yang aku mau dan aku pikir ada padanya dulu ternyata sudah ga memuaskan aku lagi. Lalu aku menemukan sesuatu yang lebih menarik dan kekurangan dia semakin nampak. Udah. Kan udah pada tau ya, manusia itu selalu aja ngerasa kurang.

Jika selingkuh, kemungkinan besar terjadi karena sudah terlanjur buat komitmen tapi rasa bosan karena asupan kesenangan tak terpenuhi lagi. Mau pisah tapi udah berkorban banyak atau khawatir dihakimi oleh masyarakat.
Tentu saja hal ini menunjukkan kepercayaan sudah jauh bergeser nilainya. Karena itu jangan gampang percaya.
Krisis kepercayaan kepada orang lain adalah efek samping.

Ini sebuah kisah:
Ada seorang suami yang mengejar perempuan lain karena istrinya sibuk sendiri. Sedangkan suaminya ingin menikmati hasil dari kerja kerasnya selama ini. Istrinya selalu menolak jika diajak keluar untuk sekedar makan atau nonton, apalagi berdua, apalagi mau romantis-romantisan. (Meskipun anak-anak bisa dititipkan pada orangtua dan kenyataannya sehari-hari memang sudah terbisa dititipkan karena suami istri bekerja.) Dengan alasan lelah, menyuruh suami keluar sendiri saja. Awalnya si laki-laki menerima tapi semua orang akan berusaha menutupi kekurangannya. Betul begitu?
Lalu suaminya bertemu dengan perempuan yang menurutnya open minded, dan bisa memenuhi kebutuhan akan komunikasi, waktu, bahkan menjadi teman diskusi yang tidak bisa disediakan pasangannya, si suami berpikir untuk menikah lagi namun tidak melepas istri pertama, karena sebenarnya sang suami masih cinta hanya saja kebutuhannya tidak diakomodir pasangannya dengan baik. Jalan satu-satunya adalah mencari tambahan pelengkap di tempat lain.
Siapa yang patut disalahkan?
Ketiganya.
Istri, karena lupa setelah menikah, suami juga tetap butuh pasangannya. Bukan cuma istri yang juga ibu bagi anaknya.
Suami, karena tidak bisa menemukan cara menyampaikan apa yang ia butuhkan dengan baik kepada istri.
Mereka berdua bodoh dan membuka pintu bagi orang lain masuk.
Orang (Perempuan)ke-3 (yang jadi contoh di sini) karena setelah tau laki-laki yang mendekatinya memiliki pasangan, sebaiknya ia menjaga jarak. Terlepas dari mereka memiliki masalah atau tidak, dan seburuk apa hubungan mereka, itu adalah komitmen mereka, jika anda merasa bisa jadi lebih baik, berikan ultimatum dan menjauh sebelum semua jelas. Titik. Dan ya itu yang dilakukan perempuan ini. Menjauh dan menutup segala bentuk akses. Pinter kan? Salah-salah tetap temanan aja dikatain pelakor. Rugi ya.

Entahlah apa tulisan ini jadi melebar atau masih di garis yang sama dengan awal tulisan tentang tak ada sesiapapun yang bisa menjadi segala-galanya bagi orang lain.

Bagi seseorang yang punya trust issue, kata-kata, "you're my everything hanyalah sebatas lirik lagu, tak lebih."
Mendapatkan ucapan seperti itu tak lantas membuat jadi berbunga-bunga karena sadar, tak ada manusia yang pernah merasa cukup.

Sekali lagi komunikasikan dengan baik batasan, "everything" dengan baik.
Jika tak bisa secara langsung coba lewat tulisan. Karena ada banyak manusia yang merasa bisa lebih bebas ketika menyampaikan isi pikiran maupun hatinya melalui tulisan.

Ini tulisan sebagian curcol dan sisanya hanya menumpahkan apa yang ada di dalam kepala.


L 240818


Teruntuk kalian yang sudah punya pasangan tapi pernah terpikir atau berencana apalagi sudah terlanjur selingkuh. Tolonglah jujur dan tanyakan ini pada diri sendiri, "apakah kalian rela jika suatu saat anak kalian memiliki pasangan yang seperti kalian? Tukang selingkuh."

Pikirkan saja itu dulu, jika saudara atau anak kalian yang menjalani hubungan dengan seseorang yang suka selingkuh, apa yang anda rasakan?

Apakah anda akan baik-baik saja?


L 240818

Saturday, 11 August 2018

Marah.
Siapapun pasti pernah.
Yang membedakan adalah apakah rasa marah tersebut dilampiaskan atau dialihkan menjadi sesuatu yang lebih baik.

Hari ini aku memutuskan ga kalah dan jadi lebih sabar.
Energi negatif dibuang di jogging track, setelah pulang melihat diri sendiri lebih segar hati jadi sedikit berbunga walaupun tetap marah.
Apalagi yang harus dilakukan untuk meredakan ini? Mau lanjut gerak... badan sudah capek, akhirnya milih dengerin lagu, buka aplikasi kamera, ya sudah lah mulai foto ga jelas, videoin diri sendiri yang lagi entah nyisirin poni, ngedip-ngedipin mata macam balita, foto pake tambahan sticker, alay banget lah.
Setelah itu cek hasilnya ketawa sendiri. Cobalah ini.

Sebagai orang yang ga gampang memercayakan isi hati ke orang lain (lagi), curhat adalah sebuah pe-er yang sulit. 
Di dalam pikiranku seakan sedang menyerahkan pedang kepada lawan dan pasrah di ujungnya.
Orang yang kita kenal bertahun lamanya dan pikir tak akan menyakiti saja justru bisa jadi yang bikin kita paling sakit hati, lupakan saja soal cerita panjang lebar isi hati dan pikiran.
Kemarahan karena apa yang kita harapkan tak sesuai kenyataan. Lah iya dunia ini punya banyak orang hang maunya juga ga sama kayak aku, ga bisa maksa, ga guna ngambek, ga penting banget akhirnya marah-marah meluapkan emosi sehingga menghilangkan banyak akal sehat dan kebaikan diri.
Lalu seperti aku, ketika marah, bingung mau mencurahkan isi hati pada siapa? Punya pasangan pun kasihan juga kalau jadi pelampiasan walau orangnya rela, jadi pandai-pandai lah mengelola emosi.
Meski nulis gini aku tuh ya pernah bocor juga, lalu merasa menyesal kenapa ga bisa tahan sedikit lagi, tapi sungguh manusia kodratnya salah dan lupa. Eaaa... pembenaran.
Jadi saat marah aku selalu mengingatkan diri sendiri,muka pasti jelek, jadi keriputan karena kening berkerut dan muka ditekuk, tambah keliatan cepat tua dong, fan kita cenderung ga bisa lagi mengontrol apapun tindakan dan ucapan, kayak rem blong, akhirnya rugi sendiri.

Setrlah menemukan cara ini semoga penyaluran emosi negatif hari ini bisa diterapkan di kemudian hari dan di orang lain juga.
Karena konon batu yang ditetesin air lama-lama juga berlubang. Mungkin memang dikasih ngerasain emosi negatif, lalu tiap kali belajar menata hal negatif, dijalani, toh lama-lama terlatih. Toh yang merasakan manfaat juga diri sendiri.

Ah sudah postingan ini anggaplah permintaan maaf dari apapun komentar random hari ini pada kalian.
Semoga aku, kita, bisa lebih sabar.


L, 10 Agust 18

Monday, 23 July 2018

Hari ke-12

Hari ke-12 sarapan oatmeal.

Yak ga berasa udah mau dua minggu nih udah mulai ngerasa, "apa ya yang belum?" 🤔 tiap pagi
Kalau males banget makan kadang cuma pake air hangat trus dikasih madu. 😅
Oya aku bukan pakai rolled oats ya. Pakainya yang instan merk Quacker karena lebih gampang ditemukan.
Hasilnya:
Pipi terlihat sedikit mengecil walau doublechin masih bandel.
Lingkar perut kurang 2cm aja. Tapi udah ngaca ternyata ga ngaruh ke penampakan, masih buncit wkwkwkwk.

Rencananya ini mau nulis tiap hari tapi sering kadang males 😂
Blog mau dijadiin tempat nulis random yang agak panjang, tapi cerita soal oats trus semoga ga bosan.
Apalagi kan ini ga diet banget cuma sarapan aja. Hahahaha.

Hari ini oats ditambah pisang 1 buah, keju slices 1 lbr.
Bayangin rasanya kek makan pisang keju gitu, kenyataannya.... enak.
Karena pake keju dominan after taste di lidah ya rasa asin gurih. Lumayan sih buat menghilangkan kejenuhan makan oats meski sayangnya keju ga bisa membantu mengatasi kejenuhan kamu dalam hubungan cinta apalagi kerja.
Ehehehe.
Oya karena pisangnya juga dari kulkas dan dingin, pas makan mesti diemut biar berasa pisangnya 😌
Ini yang aku kurang suka, buah yang dimasukkan ke kulkas menurutku rasanya jadi berubah. Hambar.
Kayak curhat kamu yang udah kelamaan pacaran tapi ga dilamar juga.

**lihatlah tulisan ini curhat di mana-mana**

Ini penampakannya hari ini
Katanya diet

Dan ternyata pakai pepaya juga enak tapi ga kerasa banget sih cuma manis sesaat. Kayak janji-janji palsu gitu deh.
Katanya sih diet

Jadi sebenarnya yang dibutuhkan untuk makan oats ini cuma niat. Soal nambahin rasa dan lain-lain ya seadanya aja di rumah ada apa.

Oya ini dagu lagi jerawatan karena konsumsi madu trus, ga bisa akutu emang yang manis-manis. Langsung bereaksi deh karena yang manis terus itu bisa jadi sedang menutupi yang pahitnya.
Haduh udahan dulu ah, makin ngalor ngidul.


L

Sunday, 15 July 2018

Rasa Oatmeal Hari Ketiga

Hari ke-3 sarapan pakai oatmeal
Masih dengan resep yang sama, ya aku memang membosankan 😂
Tapi menurutku ya mau diapain aja rasa oatmeal akan tetap sama, yang bikin beda cuma rasa-rasa tambahan namun sementara.
Karena setiap kali menyebut kata oatmeal yang ada di ingatan ya cuma rasa oatmeal itu sendiri, bukan susu, madu, gula, garam apalagi buah-buahan.
Jadi mau ga mau harus menerima dan menyukai rasanya.
Mungkin seperti di kehidupan nyata, ya jangan berharap ke orang lain untuk bikin kamu merasa lebih baik. Karena kalaupun bisa merasa lebih baik ga akan lama juga. Artifisial.
Sukai dirimu sendiri karena hanya dirimu sendiri yang selalu ada saat yang lain tak bisa.


L

Thursday, 12 July 2018

Setelah Skyscraper

Jadi ceritanya malam ini nonton Skyscraper. Di CGV aja soalnya selisih duit tiketnya sama studio yang favorite onoh bisa buat ongkos gojek. 😅
Pemainnya Dwayne Johnson yang berperan sebagai analis keamanan gedung-gedung pencakar langit bernama Will Sawyer. Beristrikan perempuan cantik nan pintar, Sarah yang dimainkan oleh Neve Campbell. Punya 2 anak sepasang laki dan perempuan,  ya sih kalau laki sama laki atau perempuan sama perempuan itu namanya bukan sepasang ahelah. Noah Catrell sebagai Henry dan McKenna Roberts sebagai Georgia, yang maennya bagus tapi nyebelin banget tampangnya pas nanya, "are we gonna die, mom?" *mengelus dada Nicsap*.

Liat di trailer mereka ini keluarga yang bahagia dan Will ini diundang sekeluarga buat tinggal juga ngetes keamanan kondominium sebelum dibuka untuk umum, tapi tiba-tiba jadi tersangka gitu, udah biasa deh yang baik di awal trus tiba-tiba jadi kayak setan. 😂
Eh ga semua deng.
Bayangin aja sebuah gedung pencakar langit tertinggi di dunia ceritanya, yang katanya paling aman, kebakaran.
Trus keluarga kamu terjebaik di dalamnya. Baik lah.

Etapi si Will ini kalau di Indonesia sini udah jadi family goal deh kayakya, keluarga yang lengkap lah ya, kalau udah gini ga bakal ada yang nanya, ga nambah lagi ni biar sepasang  anaknya? Da kayaknya udah boleh lah buat duta KB. *dilempar*


Ini yang aku twit selepas nonton

https://twitter.com/lia3x/status/1017427727375261697

Oya biar dibilang film berfaedah akan aku tuliskan pelajaran yang bisa diambil dari film ini:
- menyimpan data itu ga boleh cuma di satu tempat.
- bikin surat wasiat meski masih muda, kaya dan berkuasa
- kalau nyari pegawai terutama buat tangan kanan dan yang ngurusin kerjaan penting harus kayak nyari jodoh, lihat bebet, bibit, bobot.
- pelajaran menyelamatkan diri di situasi kebakaran sudah waktunya diajarkan di sekolah
- ga usah sok rahasia-rahasian ngomong bahasa daerah terutama di saat-saat genting di depan orang lain. Mending cari tempat lain ngobrolnya.

Yaaaa jadi panjang kan, pokoknya kalau mau nyari yang baik aja bisa lah, jadi ngapain nyari kejelekan orang. Halah mba, halah.

Seru sih, ada juga bagian aku bengong, kagum dengan kegigihannya.
Mari kita ambil suara dan, "... harta yang paling berhargaaaa~ adalah keluargaaaa~"

Oya spoiler ya, mereka sekeluarga setelah kejadian ini mendapati angka pengikutnya di semua media sosial meroket, Will memutuskan pensiun dini dan mereka mencari nafkah sebagai vlogger dan youtuber. Sekian.

L



Setelah Liburan

Berat badan naik lagi!
2 kilo!!!
Setelah hampir 2 bulan libur lari (hampir karena saat bulan puasa on off lari dikarenakan malas), disambung liburan dan piknik setelah liburan lalu ternyata tepar sampai hari ini. Aktivitas cuma di rumah saja sementara makan jalan terus, 3x sehari. Meskipun nasi sebagai sumber karbohidrat udah dikurangi dan makan malam minimal 4 jam sebelum tidur, sesekali godaan datang lalu masih ngemil. Ya udah lah ya pasrah, ga mungkin kan bb ga naik. Hufttt.

(Ini fotonya lupa dapet dari mana :( hiks. )

Tadinya ya mikir, "udah kurangi ngemil aja biar prosesnya nyantai, nanti sehat baru lari lagi." Tapi.... makin hari ngeliat cermin lah kok... lah kok... ini pipi makin gemesin aja dan bemper juga gede lagi. Oh no. 😤😤👎
Entah kalau dengan orang lain, kalau aku yang paling keliatan lagi gendut itu adalah pipi, lalu lengan, perut dan pantat. Duh.
Dan sekarang semuanya membesar.
Apakah ini juga karena aku makin tua sehingga elastisitas berkurang dan lebih cepat terlihat melar? 😰😱

*Insert crying meme here*

Akhirnya membulatkan tekad buat menambahkan cara lain untuk mengatur bentuk tubuh yang mulai bandel ini (yah mau dobilang tukang ngatur juga bodo amat) danulai dari makan oatmeal. Ini aku belum pernah ya dan konon membantu diet karena kandungan seratnya banyak. Baiklah setelah ini bakalan aku cari informasinya yang lebih akurat buat postingan yang akan datang.

Kebetulan oatmeal udah dibeli jadi rencana bisa langsung ditindak lanjuti.
Pagi ini mari sarapan oatmeal wkwkwkwk
Resep yang beredar di internet banyak kan ya?
Yang lagi rame itu overnight oatmeal, tapi karena semalem kepala sakit banget ga bisa diajak kompromi lagi akhirnya milih pagi ini aja langsung dibuat langsung hap. 

Aku bikinnya kayak gini:
3sdm rata kanan kiri instant oatmeal aku pakai merk                           Quacker yang bungkusnya dominan warna merah.
6 sdm air panas (pakai air hangat biasa aja juga bisa sih karena oatnya yang instant, tapi tekstur mungkin akan sedikit lebih kasar)
1sdm bubuk susu coklat 
1sdt madu, aku pakai merk MLHS

Semua bahan kebetulan yang tersedia di rumah. Gampang.

Kalau ditanya kenapa ga pakai gula? Kan rencananya buat diet. Dalam bubuk susu dan madu juga mengandung gula.
Kenapa ga pakai garam? Setahu aku garam itu mengikat air. Jadi, no.
Kenapa ga ditambahin yogurt, atau buah, kacang-kacangan dll dsb. Sederhana saja, aku ga punya itu di rumah pagi ini. Dan sepertinya memang lebih baik memulai dengan sesederhana mungkin baik tekstur dan rasa jadi indera pengecapnya ga manja.  Ehehehehe

Rencana sampai hari sabtu aku bakal sarapan dan makan malam pakai oatmeal aja. Termasuk setiap kali ngerasa lapar. Kalau siang aku belum bisa ga makan masakan emak karena masakan emak itu enak-enak banget, godaannya besar 😅
Lalu mungkin nanti aku bakalan nyiapin yogurt, buah dan kacang-kacangan. Biar ada variasi. Kalau ga malas ke luar sih. 😂😂😂😂😂😂😂

Trus ini masih ngetik-ngetik aja ga ngapa-ngapain udah lapar lagi dong. 🤣🤣🤣
Tapi harus kuat.
Semoga perjuangan membuahkan hasil, badan lebih sehat lalu bonus bikini body. Aamin.  🙏
Besok aku cerita lagi kalau ga malas sempat.


L
12 Jul 18

Tuesday, 22 May 2018

Menulis Lagi

Setelah sekian lama tulisan cuma masuk draft
Jadi pengen posting lagi

Nulis random
Nulis tentang apa aja yang terlintas di kepala seperti dulu
Meskipun mengingat zaman sekarang rasanya lebih sulit karena dikit-dikit ada yang merasa tersindir, dikit-dikit tersinggung, dikit-dikit merasa direndahkan.
Akhirnya mau nulis juga dikit-dikit kepikiran bakalan ada yang terluka ga sih, heheh.

Tapi kalau udah baca postingan yang lama banget sekitar pasti udah nyambung ya kalau aku nulisnya random banget. Kadang sok bijak, kadang sok review, seringnya sok galau. :))

Ada yang nanya kog baliknya ke blogspot bukan ke wordpress? Maunya ke wordpress sih, tapi entah kebiasaan pas mau nulis klik bukanya blog, mungkin nanti akan dibedakan kontennya aja. Halah-mba-lagunya-nulis-aja-jarang-posting. Wkwkwk.
Kalau mau enak sebenarnya lebih enak di tumblr yang udah diblokir itu, bisa sih di sana, tapi ribet juga mau bukanya.
Lagipula di sini banyak postingan aku ikut latihan nulis. Jadi magnetnya lebih besar aja kali buat dibuka dan nulis lagi di sini.
Aku pikirin dulu deh wordpress mau buat posting apa.

Ah ini menghabiskan waktu sembari menunggu kantuk.
Semoga semuanya bisa tidur nyenyak.

Monday, 30 April 2018

Hey you
I hope you know
Since i met you
I only live my life day by day to see you
Every night, i wish oh morning please come
Just to see you again
Only see you make my world whole again
I wish someday i could running to you
And claim the space between your arms, mine.


30.04.18
L

Saturday, 28 April 2018

Hati Adalah Hutan Belantara

Hati adalah hutan belantara

Tak perlu mencari kerikil di luar
Amarah dan dendam ibarat ranting, akar pohon silang menyilang, melintang
Menjadi penghalang
Keinginan menang jangan membuatmu curang
Saat tersandung jangan menyerah dan pulang

Hati adalah tempat awal mula kau bertualang
Membuka jalan bagimu melangkah menemukan damai

Teruslah berjalan
Tetaplah bertahan meski sadar beratnya beban
Berjuanglah menghadapi tantangan;
Hewan liar,
Ego yang kau terus beri makan.

Hati adalah hutan belantara
Selain kerasnya yang kau taklukan
Syukuri keindahan dan kenyamanan yang kau temukan.


28.04.18
L




Friday, 27 April 2018

Make me need you
Give me a chance
Random conversations
Late night snack
Pillow talk
Even sing a lullaby
Give me a time
Make me want you

I'll give you all of me.


27.04.18

Thursday, 22 October 2015

Tamu Tak Diundang

Kamis malam ini
Harapan mengetuk pintu;
bertandang kembali

Maaf pintu sudah terkunci
Tamu yang membawa luka tak bisa kuterima lagi

(L)
06 Apr 16

Thursday, 3 September 2015

I do

Do i ever in my life make very bad decission?
Yes. I do made bad decission for temporary happiness.
I ruined my own life and some other.
I ruined my self because i don't believe or not anymore have faith in me, my self and others.
I am broken
And whats make me feel hurts i already put all my heart in everything i left behind now i'm empty.
It's all my fault.
It's all my decissions
And i put someone else to suffered with me.
Do i regret it? Yes.
Honestly most of time i have think about it a lot again and again, and there are thousand "what if" 
But i've choosed
Maybe it's too late
Maybe it's not
Maybe i'd better this way
Maybe i should burn my self to ash
Or stop breathing forever
Do i feel sad?
Yes i do
But i have to smile.
Most of time if i dont want to hurt my self when people feel sorry for me.
But one thing for sure
I wouldn't fell broken heart anymore
I already broke it into pieces.

There it goes...
03 Sep 2015
(L)

Thursday, 30 July 2015

Setahun Lalu

Hari ini
Tepat satu tahun sejak kita pertama kali bertemu.
aku mengambil foto ini setelah melihatmu
Setiap kali melihatnya
Aku melihatmu

Kau dan pemandangan ini begitu indah
Selayaknya pemandangan akan berganti
Tak abadi
Meskipun demikian, semua tampak begitu menggiurkan dan aku khawatir akan berakhir hambar.

Maafkan jarak yang sudah kubuat
Maafkan dinding yang kubangun agar aku tak bisa mencoba meraihmu
Bila kelak kau lelah tak apa, tak perlu selamatkan aku

Aku tahu perasaan ini seharusnya tak ada
Aku tahu harapan ini tak boleh tumbuh
Aku takut jatuh dan kau tak ada untuk menangkapku
Aku tak ingin kehilangan dirimu
Dan yang paling kutakutkan adalah kehilangan akal sehatku sendiri

29 Juli 2015
Setahun yang lalu kau asing
Kini aku tahu kenanganmu tak akan usang.

(L)

Wednesday, 15 July 2015

Jadi Waras Itu Capek

Ketika jadi orang waras yang dituntut nrimo dan ngalah terus sama orang yang pura-pura agak gila rasanya pengen nunjukin gini loh sikap orang gila itu seharusnya sambil ngacak-ngacak mukanya pake tai campur sambel.

15 Jul 2015
(L)

Tuesday, 7 July 2015

Ramadan Dan Beberapa Hal Yang Melintasi Pikiran

Apakah kita tidak merasa ada yang salah dengan keyakinan kita saat menjalani apa yang kita yakini dengan setengah hati?
Bulan puasa saat kita berlatih menahan napsu selain lapar dan haus juga mengendalikan diri belum apa-apa sudah ribut soal minta dihormati mereka yang tak berpuasa. Padahal yang jika Allah berkenan dengan puasanya dengan ibadahnya, siapa yang masuk surga?

Dengan hadiah surga yang tak terkatakan indahnya apa mungkin ujiannya gampang?
Ya, ga mungkin.
Kalau gampang hadiahnya mungkin cuma voucher belanja 50 ribu atau setrikaan atau dispenser.
Mau?

Dengan kebahagiaan di akhirat apakah kita masih mau mengurangi kesempatan itu dengan marah, dengki, merasa tak dihargai, merasa paling suci, paling benar, merasa puasa dan ibadahnya yang paling disuka dan diterima Allah
Lalu menuding orang lain sampai mengatakan mereka kafir?
Apa kalian lupa ada perempuan yang menjalani kodratnya dan terpaksa tak berpuasa. Ada ibu dan bapak lain yang tetap harus berjualan demi mencari rejeki untuk anak-anaknya.
Kita yang harus menguatkan iman agar tak mudah tergoda bujuk rayu, lalu apalagi sampai ngatain negara kita ga islami.
Lahhhhh
Indonesia memang bukan negara islam
Kebetulan saja di sini mayoritas penduduknya beragama islam

Seharusnya bangun sahur itu kesadaran diri sendiri
dan kita ga perlu merepotkan saudara kita yang lain untuk berkeliling menabuh gendang atau apapun untuk mengingatkan
sehingga mengurangi waktu yang seharusnya bisa mereka pakai untuk berdoa atau beristirahat malah berkeliaran di jalan untuk mengingatkan saudaranya yang lain sahur agar puasanya kuat, ga berasa lapar-lapar banget atau haus-haus amat. Juga membuat mereka harus sahur di jalan.
Apakah menganjurkan orang untuk berbuat kebaikan berarti kita juga harus membiarkan orang tersebut merugikan dirinya sendiri. Demi meraih pahala, katanya.

Ini bulan puasa, bukankah seharusnya kita juga menahan rasa ingin menganggap orang lain yang berbeda adalah lebih rendah dari kita?
Apakah demi berbuka puasa kita harus mencuri start saat lampu kuning menuju hijau, menekan klakson sekuatnya dan menyalip kendaraan kanan kiri tanpa harus berpikir lagi apa ini akan berbahaya, lalu berteriak memaki pada kendaraan yang dianggap menghalangi kita menerobos lampu 'satu detik lagi merah'
Apakah kemanusiawian yang kita agungkan juga harus menjadi tameng saat melakukan hal tak pantas dan mencoreng muka sendiri?

Ini bulan puasa
Di mana segala bentuk cobaan terasa berlipat-lipat ganda sulitnya.
Namun lupa menghitung nikmat yang lagi dan lagi kita nikmati tanpa henti

Ini bulan puasa
Di mana kata 'kafir' terdengar dan terbaca lebih sering ketimbang kata yang menyejukan hati.
Menumbuhkan bibit kebencian jauh lebih gampang daripada menanam bibit ketulusan

Ini bulan Ramadan dan sepertinya aku masih jauh dari kata mendapat hidayah
Ramadan yang seperti inikah yang membuatmu rindu?
Ramadan seperti inikah yang membuatmu sedih ketika akan berakhir?

Diselesaikan 16 Juli 2015
(L)