Showing posts with label #NulisRandom2015. Show all posts
Showing posts with label #NulisRandom2015. Show all posts

Thursday, 30 July 2015

Setahun Lalu

Hari ini
Tepat satu tahun sejak kita pertama kali bertemu.
aku mengambil foto ini setelah melihatmu
Setiap kali melihatnya
Aku melihatmu

Kau dan pemandangan ini begitu indah
Selayaknya pemandangan akan berganti
Tak abadi
Meskipun demikian, semua tampak begitu menggiurkan dan aku khawatir akan berakhir hambar.

Maafkan jarak yang sudah kubuat
Maafkan dinding yang kubangun agar aku tak bisa mencoba meraihmu
Bila kelak kau lelah tak apa, tak perlu selamatkan aku

Aku tahu perasaan ini seharusnya tak ada
Aku tahu harapan ini tak boleh tumbuh
Aku takut jatuh dan kau tak ada untuk menangkapku
Aku tak ingin kehilangan dirimu
Dan yang paling kutakutkan adalah kehilangan akal sehatku sendiri

29 Juli 2015
Setahun yang lalu kau asing
Kini aku tahu kenanganmu tak akan usang.

(L)

Wednesday, 15 July 2015

Jadi Waras Itu Capek

Ketika jadi orang waras yang dituntut nrimo dan ngalah terus sama orang yang pura-pura agak gila rasanya pengen nunjukin gini loh sikap orang gila itu seharusnya sambil ngacak-ngacak mukanya pake tai campur sambel.

15 Jul 2015
(L)

Tuesday, 7 July 2015

Ramadan Dan Beberapa Hal Yang Melintasi Pikiran

Apakah kita tidak merasa ada yang salah dengan keyakinan kita saat menjalani apa yang kita yakini dengan setengah hati?
Bulan puasa saat kita berlatih menahan napsu selain lapar dan haus juga mengendalikan diri belum apa-apa sudah ribut soal minta dihormati mereka yang tak berpuasa. Padahal yang jika Allah berkenan dengan puasanya dengan ibadahnya, siapa yang masuk surga?

Dengan hadiah surga yang tak terkatakan indahnya apa mungkin ujiannya gampang?
Ya, ga mungkin.
Kalau gampang hadiahnya mungkin cuma voucher belanja 50 ribu atau setrikaan atau dispenser.
Mau?

Dengan kebahagiaan di akhirat apakah kita masih mau mengurangi kesempatan itu dengan marah, dengki, merasa tak dihargai, merasa paling suci, paling benar, merasa puasa dan ibadahnya yang paling disuka dan diterima Allah
Lalu menuding orang lain sampai mengatakan mereka kafir?
Apa kalian lupa ada perempuan yang menjalani kodratnya dan terpaksa tak berpuasa. Ada ibu dan bapak lain yang tetap harus berjualan demi mencari rejeki untuk anak-anaknya.
Kita yang harus menguatkan iman agar tak mudah tergoda bujuk rayu, lalu apalagi sampai ngatain negara kita ga islami.
Lahhhhh
Indonesia memang bukan negara islam
Kebetulan saja di sini mayoritas penduduknya beragama islam

Seharusnya bangun sahur itu kesadaran diri sendiri
dan kita ga perlu merepotkan saudara kita yang lain untuk berkeliling menabuh gendang atau apapun untuk mengingatkan
sehingga mengurangi waktu yang seharusnya bisa mereka pakai untuk berdoa atau beristirahat malah berkeliaran di jalan untuk mengingatkan saudaranya yang lain sahur agar puasanya kuat, ga berasa lapar-lapar banget atau haus-haus amat. Juga membuat mereka harus sahur di jalan.
Apakah menganjurkan orang untuk berbuat kebaikan berarti kita juga harus membiarkan orang tersebut merugikan dirinya sendiri. Demi meraih pahala, katanya.

Ini bulan puasa, bukankah seharusnya kita juga menahan rasa ingin menganggap orang lain yang berbeda adalah lebih rendah dari kita?
Apakah demi berbuka puasa kita harus mencuri start saat lampu kuning menuju hijau, menekan klakson sekuatnya dan menyalip kendaraan kanan kiri tanpa harus berpikir lagi apa ini akan berbahaya, lalu berteriak memaki pada kendaraan yang dianggap menghalangi kita menerobos lampu 'satu detik lagi merah'
Apakah kemanusiawian yang kita agungkan juga harus menjadi tameng saat melakukan hal tak pantas dan mencoreng muka sendiri?

Ini bulan puasa
Di mana segala bentuk cobaan terasa berlipat-lipat ganda sulitnya.
Namun lupa menghitung nikmat yang lagi dan lagi kita nikmati tanpa henti

Ini bulan puasa
Di mana kata 'kafir' terdengar dan terbaca lebih sering ketimbang kata yang menyejukan hati.
Menumbuhkan bibit kebencian jauh lebih gampang daripada menanam bibit ketulusan

Ini bulan Ramadan dan sepertinya aku masih jauh dari kata mendapat hidayah
Ramadan yang seperti inikah yang membuatmu rindu?
Ramadan seperti inikah yang membuatmu sedih ketika akan berakhir?

Diselesaikan 16 Juli 2015
(L)

Tuesday, 30 June 2015

Bukan Fiksi

Bukan Fiksi

Ini bukan fiksi
Rasa ini mirip jatuh ketika terbang lalu terulang kembali
Aku tahu pasti
Ini bukan sekedar diksi
Apa yang kurasa takkan tergambar dengan indah meski menggunakan metafora
Aku melambung, terhempas
Saat di atas aku menumpang sayapmu
Saat terjatuh lenganmu sedia menyambutku
Ini bukan fiksi
Karna rasa ini meluluhlantakkan sendi
Aku, terbangun di pelukmu.

*mimpi sesekali terasa menyenangkan*
28 Juni 2015
(L)

Euforia Dalam Diam

Beberapa hari ini rasa rindumu makin menjadi-jadi.
Entahlah apa yang membuatmu menyukainya.
Lebih dari rasa suka
Kamu selalu berpikir dan mencari cara agar bisa bertemu dengannya.
Tak ada.
Tak ada cara selain jujur mengakui jika kamu ingin bertemu.
Apakah ini pertanda kebodohanmu yang lain menyukai dan menginginkan seseorang sedemikian rupa tanpa alasan yang jelas?

Saat seperti ini semua terasa menyebalkan bagimu
Tak tahu apa yang harus dilakukan
Semangat pun ikut terbang entah ke mana.
Tulisanmu kosong.
Membaca, tak bersemangat.
Menonton, merasa semua film tak menarik
Bahkan mendengar lagu yang biasanya bisa membuat merasa baikan pun tak berhasil. Kamu seketika merasa bosan dengan lagu apapun.

Mencoba menenangkan diri.
Memikirkan awal mula resah yang tak sepantasnya ada
Tapi resiko kamar menghadap ke jalan adalah bising yang tak pernah usai.
Lalu akhirnya dirimu memutuskan tetap memakai earphone meski musiknya tak dinyalakan
takjub, dirimu malah dengar suara suara yang belum pernah kamu dengar dan sadari sebelumnya.

Dirimu mendengar rusuhnya bunyi napas yang dihirup dan dihembuskan
Mendengar jantungmu sendiri berdetak lebih jelas.
Mulai menemukan keheningan dan menikmatinya dengan caramu sendiri
Perlahan mendengarkan musik yang dihasilkan dari detak jantung sendiri.
Lalu merasa ruangan kamarmu hampa udara dan jantungmu...detaknya menjadi makin cepat dan riuh hingga kamu merasa sesak lalu mencoba menyadarkan diri
Semua keramaian di dalam hati dan kepalamu itu terjadi ketika memikirkan tentangnya dan kebodohan manis yang akan terjadi jika kalian bersama saat ini.

Kamu sadar.
Ini semakin berbahaya.
Jika dengan hanya mengingatnya saja kamu sudah sesak napas dan jantung berdegup makin kencang, berarti kalian tak bisa bertemu.
Berarti kamu tak boleh berusaha untuk lebih mengenalnya dan membuat semuanya menjadi nyata.
Bukankah kamu pernah membaca jika kamu merasakan hal seperti itu pada laki-laki maka jangan memilihnya. Karena jelas kamu akan melakukan apapun untuknya meskipun tidak mendapatkan hal yang sama darinya.
Walau bertemu itu akan membuatmu bahagia, bisa saja kamu akan mati lebih cepat juga  karenanya.
Karena jantungmu tak akan bisa menahan euforia kebersamaan dengannya.
Tak bisa, sayang.
Belajarlah melupakan.

*Lalu jangan tanyakan kenapa aku tak berusaha memberi tanda padamu
Aku tak mampu meraih dan harus melepaskanmu setelahnya
Aku tak sekuat yang kamu kira
Mendekatimu artinya mati
Bertahan di sini mati perlahan-lahan
Aku pengecut.
Memilih mencintaimu dalam diam.
Di sini
Aku memperhatikan dan mendoakan segala kebaikan untukmu.
Di sini
Aku belajar bahagia melihatmu tertawa dan baik-baik saja.* (Tuliskan ini untuknya.)

30 Juni 2015
(L)

Monday, 29 June 2015

Sudah Siap Jatuh Cinta?

Mencintai seseorang itu berarti membuatmu melepaskan segala pembatas dan membuka pintu bagi seseorang untuk menemukan retakan di sekelilingmu dan membuatmu lebur dalam satu ketukan jari
Mendapati semua rahasiamu jalan untuk suatu saat melemahkan juga menghancurkanmu.

Mencintai seseorang membuatmu menjadi seperti penjudi yang mempertaruhkan semua miliknya demi kartu yang tertutup, sesuatu yang belum pasti. Sesuatu dengan judul mimpi, harapan, sesuatu akan menjadi lebih baik.

Mencintai seseorang adalah menjadi bagian dari dirinya. Menerima apa yang sudah terjadi di masa lalu dan bersama-sama menemukan cara untuk saling percaya, membahagiakan dan menjadi bagian untuk menutupi kekurangan satu sama lain di masa depan.

Mencintai seseorang pun sepatutnya membuatmu rela melepaskan jika tahu ia lebih bahagia bersama orang lain. Meski itu berarti melepas separuh hatimu untuk luka dan mati.

Mencintai seseorang sebenarnya jauh lebih rumit dari apapun pengandaian yang sudah disebutkan di atas.
Cinta itu butuh segala hal yang kamu miliki untuk diletakkan sebagai jaminan dan menjadikannya utama di atas segala kepentinganmu.

Cinta juga selalu menyakitkan.
Mencintai seseorang berarti kamu siap menerima rasa sakit yang mungkin akan timbul dan pasti akan timbul.
Menjadi bodoh bersama.
Menjadi terluka bersama.

Jika semua di atas bisa kamu nikmati.
Mungkin itulah cinta.

Bagian terbaiknya, cinta akan selalu menyakitkan, adalah tentang menerima kelemahan diri sendiri yang telah jatuh cinta, dan tetap bahagia pantaslah membuat cinta layak diagungkan.

Sudah siap jatuh cinta?
29 Juni 2015
(L)

Wish List

Apa kamu punya kebiasaan menulis harapan sambil berdoa dan berusaha mewujudkannya?
Apa yang jadi harapan dan mimpi kamu?
*tiba-tiba merasa agen mlm yang lagi nanya, "apa anda punya mimpi"* 😃

Entah kapan tepatnya kebiasaan ini kulakukan, sampai saat ini aku masih sering menuliskan keinginan dan harapanku di selembar kertas dan menyimpannya. Beberapa dari yang kutulis jadi kenyataan. Beberapa yang lain seringkali tertunda dan akan kutulis di kertas baru.

Apa saja yang suka kalian tulis sebagai harapan dan apa pernah mimpi tersebut dibuang karena merasa semakin ga mungkin?

Dulu, untuk sekedar pensil, pena, buku cerita atau baju baru aku merasa harus menuliskannya agar  jadi kenyataan. Hal semacam itu bukan masalah lagi sekarang.
Tapi aku masih mempunyai wish list yang cukup panjang.
Beberapa harapan adalah yang tertunda dan ditambah harapan baru maka daftar sudah semakin memanjang seperti rambut yang ga dipotong.
Akhirnya aku memangkas banyak dari harapan itu karena sudah tidak sesuai dengan waktu dan kondisi.
Salah satunya merayakan ulang tahun di kaefci dan harus ada badutnya.
Beberapa tahun yang lalu itu mungkin lucu tapi sekarang...lucu banget....akunya.

Harapan harapan itu sekarang semakin terasa berat karena makin bertambah usia ternyata tidak mengurangi mimpi. Tak ada lagi yang sederhana seperti keinginan anak sd zaman dulu. Semua semakin rumit, semakin detail dan dipenuhi pertanyaan serta kekhawatiran apa mungkin semua akan tercapai.

Kamu pernah pengen jadi anak kecil lagi aja?
Bukan cuma saat terluka.
Jadi anak kecil yang mimpinya hanya untuk diri sendiri tanpa perlu khawatir dicap egois.
Memangkas mimpi rupanya jauh lebih sulit dibanding memangkas rambut. Ya?
Apalagi kalau mimpi kita entah bagaimana tersangkut pada hidup orang lain.
Semakin dewasa semakin seeing berpikir tentang orang lain. Kian banyak target sebelum mencapai usia tertentu. Aku misalnya, masih mau banget keliling Indonesia.
Saat lagi banyak maunya dan menemui jalan buntu. Berpikir keras usaha yang semakin ditingkatkan dan harus menyederhanakan banyak hal. Berusaha untuk tidak membunuh mimpi sekecil apapun.
Begitulah yang aku lakukan.
*tulis lagi semua mimpi yang sempat dihapus*
Ingin kembali ke masa kecil saat mimpi hanya bunga tidur bukan garis finish yang harus selalu dikejar.

27 Juni 2015
(L)

Saturday, 27 June 2015

Berhentilah

Ada yang harus dihentikan.
Airmatamu.

Setelah kau biarkan tersayat berulang
Kau jatuhkan hati berkali-kali
Masihkah engkau ingin membiarkannya hancur, hangus jadi abu?

Bukalah matamu
Berhenti bertaruh pada waktu
Masa lalu bukanlah kanvas yang bisa kau ganti baru ketika salah
Ingat siapa saja yang pernah membuatmu tersenyum ketika ada yang membuatmu menangis.

Hidup bukan soal siapa yang salah atau benar
Berbahagialah.

26 Juni 2015
(L)

Friday, 26 June 2015

I Run From It

“I crave affection; and run from it.”

Aku menggunakan kata kata itu sebagai bio di twitter.
Namun aku yakin banyak yang juga mempraktekan kata tersebut selama hidupnya.
"Ga apa-apa."
Itu adalah satu contoh saja. Ketika kalian berkeluh kesah lalu ada yang merasa empati dan mencoba menghibur, kalimat sakti itu pun terucap.

Lalu apa gunanya?

Mungkin hanya untuk survei apakah masih ada yang peduli dan siapa saja yang peduli.
Meskipun orang yang peduli pada citra mereka dianggap peduli lebih banyak ketimbang yang diam-diam peduli dan berusaha menolong.

“I crave affection; and run from it.”

Aku salah satunya.
Aku mendapatkan kepedulian dari orang yang aku bahkan tak peduli apakah dia peduli atau tidak.
Karena itu aku suka lari ini olahraga kesukaanku dan melarikan diri dari orang yang memperhatikan adalah spesialisasiku. Ini seringkali terjadi.
Aku hanya cemas berlebihan dan menuntutku untuk lari.

Apakah kamu suka lari?
25 Juni 2015
(L)

Thursday, 25 June 2015

Jurassic World

Peringatan:
The park is finally open.

Akhirnya berkunjung ke dunia hewan besar dan mengerikan tapi tetap aja gatel pengen nanya raptor itu bisa dipelihara atau ga.

Ini filmnya mengangkat isu feminisme kah?
Hanya penulis skenario dan mungkin para kru film yang tahu.

Sehebat, segagah apapun seorang pria bernama Owen tetap saja pahlawan sesungguhnya adalah Claire wanita cantik dengan rambut sempurna akhirnya balik keriting lagi. Perempuan cerdas yang mau di kantor, hutan, rawa, lagi nyetir truk, lari setelah mengumpankan diri sendiri pada dinosaurus tetap pake hak tinggi. Ga bakal heran kalau sepatu yang dipake bakal langsung ngetop, lalu ada seekor Raptor dan T-rex dan Crocodile... 😂
*pukpuk Owen*

Hoskins, Masrani goodbye. Dr. Henry berhasil kabur, jadi ada (baca: sangat besar) kemungkinan akan ada lanjutannya. Sedikit penasaran dinosaurus macam apalagi yang bakal diciptakan, di Jurassic World Adventure mungkin? Atau worldwide jadi diajak tur keliling dunia seperti hewan sirkus? 😂😂

Aduh ngantuk...

24 Juni 2015
(L)

Wednesday, 24 June 2015

Bloody Monday

I should tell this story on monday (yesterday) but I keep it till today when I'm ready. When it less hurts and more funny to think of then.

I cut my own hand yesterday. My left forefinger for a simple stupid reason.
That's fifth fasting day, I've got my period and it just 8.30 in the morning. I lost my mood somewhere need a booster soon and as usually coffee is the nearest boosterfriend I can find. I rush to the kitchen and after boiling water, prepare my cup and to put some coffee I need to open the packaging first, I'm in a hurry and feel bad for my coworker, he's a coffee addict too and to know he's trying to keep up with fasting day I must finish this soon.
So to cut extra time I decided to open it with knife. Because scissors is at my desk and other coworker will know that I making coffee. Which makes me feel uncomfortable. *sigh*
While preparing my coffee I try to find the reason why today feeling drowsy and gloomy because I never really hate monday don't really care if it monday or not since I worked the day before which is Sunday. Then why I can't focus with what am doing right now.
Oh right I've got my period.
That reason overused for centuries. But... still maybe that's the real reason?
I try my best to open the coffee seal, the first time it didn't work and the second time I did it plus open my index finger too. Too bad when realize I just cut my own finger while i supposed to do a simple task.
I gasp oh my god. Too loud I think, because my friend start asking what happen with me.
I answer, "oh nothing I just got juice back here. A bloddy juice." 😂
When they see me they screams like yeah right like Quinn, when the man who wearing a gas mask start reaching her.
A couple blood drops on the floor and I try to clean my bloody hand at the kitchen sink, I bet they can see my blood dripping trough the water and they panicked.
And it get funny when I'm the one who asked them to get chill, asking someone to get tissues and clean up the mess with my right hand while my other hand still covered with blood.
To stop the blood I put some coffee powder to my cut, feels itchy and stung but it works. I read somewhere at the internet for this tips, perhaps can save other people but I just saved my self. Hail google.

The only laugh I have that day is envisage will spend rest of my day with a grimace of pain.
😢

At night I considering again what happen and why have this kind of stupid thing this morning. And wanna slaps my own face when remembered I was told to my self that need some prove whether time really heal the pain.
I put Tieh Ta Yao Gin on my forefinger trying to ignore burning taste and go to sleep.

In the morning, my finger not feel so hurt anymore. It heals, literally.
For something in this world, time do heal the pain. Like a cut at my finger. I put medicine I put extra attention, and it just fine even sometime I forget about the cut and used it to type it feels like bitten by ants. A hundred ants.
I realize the same thing with our heart. Just need more time more attention more love since we can't see where's the cut exactly, perhaps time will heal this heart too. Not too much I hope.
Sadly, some people think that they really need it from other people and when they got it they just become frightened and runaway from it.
Maybe they finally conclude no one will heal their pain better than them self. At least they realized it.

23 Juni 2015
(L)
Excuse my bad english. I love to please all grammar nazi. Now you can laugh. You're most welcome.

Tuesday, 23 June 2015

Insidious 3 ; Jangan Baca, Ini Termasuk Spoiler.

Kemarin akhirnya nonton juga Insidious 3
Inget waktu yang ke-1 tahun 2010 itu nobar NBCP (Nulis Buku Club Palembang)
Waktu itu formasi anggotanya masih lawas banget (baca: dewasa) dan kita nontonnya malam, alhasil ketika pulangnya banyak yang dalam keadaan masih shock. 😂
Iya Insidious itu film horror yang hits banget, ngagetinnya, tampang makhluk dunia lainnya ga terlalu seram sih tapi munculnya tiba-tiba itu yang bikin sport jantung. 😈
Tapi seram seram mengharukan soalnya itu salah satu kenangan manis dengan anak NBCP dan waktu itu aku lagi rajin-rajinnya belajar baking dan sempat bawa brownies! Iya brownies bikinan sendiri yang bersyukur banget ga ada peserta nonton yang keracunan 😂😂😂

Waktu nonton yang ke-2 itu sendirian. Ga usah dibahas.

Nah yang ke-3 ini nonton sendirian juga. Menurut aku ini bukan cerita tentang Quinn Brenner melainkan Elise.
Buat yang nonton dari pertama mungkin langsung ngeh juga sebenarnya jalan cerita yang ketiga ini justru awal mula dari Insidious (1) kasus yang ditangani ini ya semacam welcoming back Elise setelah setahun absen dari dunia percenayangan
(((Percenayangan))) bahasa apalah ini
Juga bagaimana Elise mengatasi ketakutannya sendiri.
Jadi di sini awal mula ada Insidious 1, 2, awal Elise punya dua partner anak muda untuk bantuin setting alat bantu modern dan pegangin orang yang (katakanlah) kerasukan. 😃

Banyak yang bilang yang ke-3 ini membosankan.
Dan mungkin karenapenonton kangen adegan ngagetin kayak di film pertama yang bisa bikin galau mau nutup mata takut atau nutup mulut supaya jeritan kaget ga didengar orang atau bikin orang lain takut. 😃
Ada sih bagian yang bikin menahan napasnya, kalau kalian kaget di bagian apa?
Kalau aku pas Quinn ditabrak mobil dari belakang. 😲
Udah. Sisanya udah kebayang bakal gimana gimananya.

Jadi nanti di sini ada Black Bride yang mau balas dendam karena usahanya mengambil Mr. Lambert (kecil) digagalkan Elise (di Insidious 1, diceritakan sekilas waktu Elise datang lagi untuk membantu anak Mr. Lambert yang terjebak di The Further)
Ada Iblis mukanya merah yang ternyata mengikuti Elise ketika kembali dari The Further nah lemunculan iblis ini yang bikin kaget waktu di Insidious1 tapi di sini kog malah ga menyeramkan 😐

Untuk yang belum pernah menonton sama sekali boleh aja nonton yang ke-3 dulu baru ke-1 dan 2, sambil nunggu yang ke-4 mungkin cerita tentang keluarga Brenner yang digangguin entitas lagi? Atau perjuangan Elise dan teman barunya memerangi iblis lain yang mudah-mudahan tampang dan tempatnya lebih mengerikan, jadi hits sampai dia ngetop dan dibutuhkan keluarga Lambert untuk menolong si Josh yang iseng jalan-jalan ke dunia sebelah. Eh jadi balik ke sebelum Insidious1 lagi dong, ya? 😁😁
Tauk ahhh...

22 Juni 2015
(L)

*sedikit saran, kalau yang penasaran dan masih pengen nyoba sleep traveling hati-hati banget. ☺

Saturday, 20 June 2015

Minions Friend

Bukan penggemar apa-apa dan siapa-siapa sampai harus koleksi semua barangnya.
Etapi latah lihat yang lucu lucu gini.. marilah beli buat buka. 😂😂😂

Beli 1 paket happymeal di mcd dapat 1 minion, maksimum 5 paket. 😀😀😀

20 Juni 2015
(L)

Friday, 19 June 2015

Minions dan Mendadak Menertawakan Diri Sendiri

Kamu pernah merasa hidup begitu membosankan meskipun tetap hidup dan tak benar-benar kekurangan?
Kamu pernah merasa harus melakukan sesuatu untuk dirimu sendiri dan sekelilingmu?
Itulah yang dirasakan Kevin. (Minions  https://www.youtube.com/watch?v=SvKmSNxFHyQ)

Itulah yang sering kita rasakan.
Tapi tidak semua orang seperti Kevin.
Ada yang takut mengikuti perubahan seperti Stuart, takut kehilangan kenyamanan.
Ada yang terlalu bersemangat untuk semuanya hingga terkesan annoying, meskipun sebenarnya ia baik hati dan pemaaf seperti Bob
Kebanyakan seperti para Minion lain yang maunya cuma santai dan nunggu hasil kemudian ikut rame-ramenya saja. Saat sedang senang mengabaikan orang lain, meski sebenarnya mereka juga saling menyayangi satu sama lain.
Ada yang punya harapan, dan terus berharap.
Ada yang punya harapan dan mewujudkannya.
Ada pula yang tak punya harapan namun tetap berusaha mewujudkan harapan orang lain. Sounds familiar?

Kembali ke Minions.
Kenapa tujuan mereka harus mencari dan mengikuti penjahat terbesar di dunia? Itu adalah salah satu dari banyak pertanyaan lain tentang Minions dan jadi alasan banyaknya tawa yang hadir di film ini. Bisa saja alasannya karena meski hati mereka baik dan penyayang, mereka perlu kesenangan, adrenalin rush, karena hidup terlalu membosankan untuk terus berjalan di jalan yang lurus dan tanpa hambatan. Belokan , tanjakan, kerikil, terserempet, lampu lalu-lintas yang malah terkadang mati,rambu-rambu yang diabaikan, kendaraan lain dari arah berlawanan, bahkan kendaraan yang melawan arah atau mengambil jalurmu adalah sedikit dari banyak hal di setiap jalan yang kita lewati. Dari semua yang terjadi mungkinkah kita bisa mengambil pelajaran untuk tak menjadi orang-orang yang tak kita sukai tapi selalu ditemui di perjalanan?

Bisakah kita melihat selalu ada hal-hal baik meski dari hal-hal yang buruk? Bisa mencoba empati dengan memikirkan selalu ada alasan untuk sebuah keputusan.
Seperti Kevin, Bob, Stuart, tiga tokoh utama di Minion kali ini, mereka adalah penggemar penjahat, tujuan mereka adalah menjadi asisten penjahat terkejam dan terhebat di dunia. namun mereka tetap melakukan banyak hal baik. Mereka bisa melihat hal-hal lucu dan kesenangan bahkan ketika di dalam penjara, menikmati hidup selagi sempat seperti saat Bob secara tak sengaja menjadi raja dan menghadapi konsekuensi dari pilihan juga perbuatan mereka dengan gagah berani. Bahkan mereka juga pemaaf meskipun dengan cara yang tidak disarankan untuk dicontoh.
Lalu ada Scarlet yang kejam dan pendendam, dia adalah contoh betapa anak yang kesepian dan merasa tak diinginkan bisa menjadi sangat berbahaya di kemudian hari.
Ada Herb seseorang yang pintar, penemu, romantis, namun jatuh cinta dengan Scarlet lalu melakukan (menciptakan) banyak hal-hal hebat untuk perempuan yang ia cintai, meski ia tahu perempuan itu salah. Terdengar sangat manusiawi, ya?
Lalu ketika mereka ada di dalam sebuah cerita jadilah tontonan, hiburan bagi kita, untuk ditertawakan dan hujat.
Manusia.

Selalu ada yang pelajaran yang bisa kita ambil. Selalu ada hal baik bahkan dari film yang menurut orang konyol dan 80% kita tak tahu apa yang dibicarakan Minions. Karena kita melihat aksi, tindakan, itu yang penting. Bukan sekedar koar-koar motivasi dan harapan. Meski demikian kita selalu meributkan yang tidak terlihat, yang tidak kita ketahui, we're not better than Minions. Setelah puas tertawa karena mereka, bolehlah belajar menertawai dirimu sendiri lebih lantang karena kita lebih kompleks karena manusia sebenarnya jauh lebih lucu dan punya tujuan yang lebih mengerikan ketimbang Minion. Kita mencari kesenangan, menikmati, memperdebatkannya, menghujat,  menangisi, mengasihani, mencibir, memuji juga menertawakan penderitaan, kebahagiaan, kesenangan orang lain seringkali secara diam-diam.

Terlepas dari semua mendadak sadar ini sepertinya Hollywood sedang mendadak latah mengeluarkan (seakan-akan) film lanjutan dari beberapa film sebelumnya sudah tayang namun ternyata adalah awal mula terjadinya sebelum film pertama. *jangan bunuh aku untuk pengulangan kata yang berulang-ulang dan kusadari tetapi tetap kuulangi. Fiuhhh.*
Kalau ditanya film ini bagus atau tidak. Jawabanku cukup menghibur.
Karena jangan banyak berharap apalagi ketika menonton film adalah prinsip yang aku pegang saat ini.

Untuk yang mau menonton Minions, ada baiknya menonton Despicable me https://www.youtube.com/watch?v=RXZY_XRjABs dan Despicable Me 2 https://www.youtube.com/watch?v=l9Fi3E-8PmA supaya sedikit banyak tahu alasan beberapa orang menghabiskan uang, waktu demi menonton makhluk yang bicaranya apa saja tidak dimengerti. Tapi tawa itu menular. :))

Sedang menertawakan diri sendiri,
19 Juni 2015
(L)


*Link film semua dari youtube.


Foto milik pribadi

Thursday, 18 June 2015

Manusia Bodoh

Hari pertama puasa.
Jam 17:28
Jalanan lengang.

Hari pertama berbuka
Meja makan penuh makanan tapi kursi hanya satu terisi

Hari pertama mengucap syukur di bulan penuh rahmat-Nya
meski hati kosong

Sementara salah satu sudut dalam kepala
Hingar bingar pesta
Pemikiran yang biasa ramai pertentangan kini merayakan usainya perbedaan
Kini mereka sependapat
Pemilik kepala yang mereka diami adalah manusia bodoh.

18 Juni 2015
(L)

Wednesday, 17 June 2015

Menjelang Sahur Hari Pertama

Ini akan jadi sahur yang pertama tanpa tangis bahagia atau tangis kehilangan.
Mungkin tahun tahun berlalu dan kenyataan sudah membuatmu hampir lupa bagaimana rasanya bahagia dan kesedihan itu bisa sama mengalirkan airmata.

Ini sahur pertama tanpa rasa selain pasrah.
What will be will be.
Menikmati waktu untuk jadi diri sendiri, melakukan apa yang kamu inginkan, dan berhenti berpikir untuk tidak egois.
Kamu juga butuh waktu untuk menikmati dirimu sendiri. Lakukanlah selagi sempat.
Biarkan saja orang yang menganggapmu tersesat. Toh kamu menemukan keindahan di jalan yang tidak mereka lewati, melihat siapa saja yang masih tetap tersenyum percaya ini kebahagiaanmu. Meskipun sempat kecewa pada mereka yang membalikan badan ketika kecewa dengan pilihanmu dan tertawa ketika kamu jatuh.

Ini sahur pertama tanpa ada yang menemanimu menunggu apalagi sahur bersama
Meski sekedar doa bersama melalui udara
Ini akan jadi sahur pertama ketika kamu harus makan saat tengah malam karena khawatir terlambat sahur.
Ini juga sahur pertama setelah sadar hidup terlalu indah untuk dihabiskan dengan ingatan kepahitan yang tak sebanding dengan rasa kopimu.

Nikmatilah.
Sahur pertama ini.
Maafkanlah dirimu sendiri setelah semua yang terjadi
Pilihlah jadi bahagia meski tanpa apa-apa, walau tanpa siapa-siapa.

17 Jun 2015
(L)

Tuesday, 16 June 2015

Pempek Dos Season 2

Pempek Dos lagi!

Tapi kali ini bikinnya di kantor.
Yeayyy kita emang sering bikin pempek sagu, seringnya sih yang panggang dan kali ini kita pempek dos yang isinya telur.

Di kantor?
Yup. Kebetulan atasan di kantor perempuan dan suka masak juga.
Jadi kita masak-masak buat memenuhi panggilan perut teman-teman pria.

Makannya puas banget.
Dan ga sanggup makan nasi lagi saking kenyangnya. 😀

16 Juni 2015
(L)

Pempek Dos

It's time for pempek dos!
Sudah malam, lapar, pengennya pempek.
Ya udah mari kita buat pempek dos.
Pempek dos itu sebenarnya pempek sagu. Atau pempek yang bahan dasarnya tanpa ikan.
Jadi bahannya cuma terigu, tepung kanji, telur, sedikit air dan garam.
Dan kenapa namanya jadi pempek dos? Asal mulanya karena pempek ini sesekali menimbulkan bunyi letupan dos dos akibat sisa air dari rebusan pempek saat digoreng.
Maaf foto penampakan seadanya, keburu lapar sih. Ga sempat ditata di piring udah dicemilin rame-rame.
 


15 Juni 2015
(L)

Monday, 15 June 2015

Never Apologize

Jangan pernah berhenti mendengar intuisi-mu, yang sudah menyelamatkanmu berulang kali, Lia.
14 Juni 2015
(L)

Sunday, 14 June 2015

Untuk Esok

Semua orang pernah punya masa lalu
Dan semua juga menginginkan masa depan yang lebih baik.

Jika kau menginginkan masa depan bersama seseorang jangan pernah membawa masa lalu untuk turut tinggal di masa depan.

Aku tahu beberapa orang tampak tak pernah melupakan masa lalunya
Bahkan ada yang terlihat tinggal di masa lalu
Ada yang cepat beradaptasi dan berputar haluan
Ada yang berputar lebih pelan karena terlalu hati-hati berusaha tak jatuh dan patah lagi.

Buktikan bahwa kamu dan masa depan adalah yang kalian inginkan
Buktikan bahwa kamu dan masa depan yang akan datang adalah bukti masa lalu adalah hal yang patut ditinggalkan.
Karena mungkin mereka butuh keyakinan bahwa selalu ada masa depan bagi mereka yang pernah gagal.

13 Jun 2015
(L)
Selalu ada hari esok berjanjilah semua akan baik-baik saja.